Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi kembali melaksanakan patroli skala besar guna mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Jumat malam hingga Sabtu pagi (17–18 April 2026).

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Wahyu Dwi Ariwibowo, mengatakan kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.
“Personel kami bergerak secara mobile dan stasioner di titik-titik rawan tawuran maupun kriminalitas. Ini sebagai upaya preventif agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo.
Sebanyak 39 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel polisi laki-laki, polisi wanita, serta Unit K-9, dengan dukungan kendaraan roda dua, roda empat, dan perlengkapan taktis.
Patroli diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan show of force di kawasan Jakarta Pusat dan sejumlah wilayah rawan.
Sekitar pukul 00.46 WIB, tim melaksanakan apel BKO pengamanan antisipasi tawuran antarwarga di kawasan Petamburan 5. Selanjutnya personel melakukan strong point di lokasi yang dinilai rawan bentrokan guna mencegah terjadinya konflik sosial.
Selain itu, saat patroli di Jalan Pagelarang, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap dua pemuda yang mencurigakan. Setelah dilakukan pengecekan, keduanya hanya melakukan pelanggaran lalu lintas dan diberikan pembinaan agar mematuhi aturan berkendara.
Puncaknya, sekitar pukul 05.41 WIB, saat patroli di Jalan Inspeksi Kanal Timur, petugas menemukan sekelompok pemuda yang melakukan konvoi kendaraan bermotor sambil membawa senjata tajam. Tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan delapan orang berikut sejumlah barang bukti.
Barang bukti yang diamankan antara lain empat bilah celurit, satu pisau kecil, empat unit telepon genggam, satu dompet, serta lima unit kendaraan bermotor.
Selanjutnya para pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kombes Pol Wahyu menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli kewilayahan sebagai langkah nyata menjaga situasi keamanan Jakarta tetap kondusif.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku tawuran maupun kejahatan jalanan. Patroli akan terus kami tingkatkan, terutama pada jam-jam rawan,” tegasnya.
Penulis : Abubakar