Manggarai, NTT – Kehadiran Brimob di tengah masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus diperkuat. Di bawah pimpinan Perwira Pengendali (Pamendal) Satgas SAR Korbrimob Polri, Kombes Pol. Hasripuddin, personel menjalankan berbagai tugas kemanusiaan, mulai dari mendampingi kegiatan Wakil Presiden Republik Indonesia hingga memenuhi kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
Pada Jumat (21/8/2026), sebanyak 25 personel Brimob melaksanakan salat Jumat bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Masjid Al-Huda, Desa Reo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol. Hasripuddin turut mengisi khutbah dengan menyampaikan pesan semangat, motivasi, serta penguatan ukhuwah islamiyah kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran personel Brimob bersama unsur pemerintah dalam memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang masih berada dalam situasi pascagempa.
Di sisi lain, pelayanan kebutuhan dasar warga terus dilakukan di Posko Pengungsian Barangkolong, Desa Mata Air, Kecamatan Reo. Sebanyak 10 personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT di bawah pimpinan Danki Penugasan AKP Roy Ronaldo mengoperasikan kendaraan dapur lapangan Polri untuk menyediakan makanan bagi para pengungsi.
Dukungan operasional Satgas SAR Korbrimob Polri juga bertambah dengan kedatangan satu unit kendaraan taktis Randurlap dan satu unit kendaraan taktis Water Treatment dari Satbrimob Polda Jawa Timur di Posko Pengungsian Barangkolong sekitar pukul 12.30 WITA.
Kedua kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional, termasuk penyaluran bantuan kepada warga terdampak, mobilisasi personel, serta pemantauan situasi keamanan di sekitar posko pengungsian.
Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur, 10 personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Ipda Hariri melaksanakan evakuasi barang berharga milik warga sekaligus membersihkan material runtuhan bangunan pascagempa di Dusun Rana Pandang, RT 008/RW 007, Kecamatan Lamba Leda Utara.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana gerakan kemanusiaan Brimob dilakukan secara menyeluruh, baik melalui pendampingan kegiatan bersama pemerintah, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, maupun penanganan langsung di wilayah terdampak.
Satgas SAR Korbrimob Polri akan terus mengerahkan personel dan peralatan sesuai kebutuhan di lapangan guna membantu masyarakat, menjaga keamanan, dan mendukung percepatan pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur.
Penulis : Abubakar