Responsive Slideshow Advertisement

Puluhan Aliansi Ganyang Koruptor  Aksi Di Depan Kejari Tang Sel Dinilai Tidak Proporsional 

Responsive Slideshow Advertisement

Tangerang Selatan – Puluhan Aliansi Ganyang Koruptor ( Aligator ) melakukan Aksi Demo didepan Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan menuntut ” Reformasi Menyeluruh Kejari Tang Sel ” dimana dinilai tidak ada prestasi cendrung tidur. Kamis 2 Oktober 2025.

Aligator menilai kejari Tang Sel seolah menjadi para pejabat korup di Dinas Perkim, Dinkes, Dinas LH, Dinas Kominfo, Dinas SDABMBK, Dinas DKCTR, Pt PITS dan DPRD, ada 2 kasus besar yang pernah diungkap oleh KPK Tahun 2022 yaitu kasus tanah Smk Negeri 7 dan kasus tipping fee Dinas Lingkungan Hidup dibuka dan ditangani Kejati Banten.

Temuan audit BPK setiap tahun tidak pernah di tindak lanjut secara serius oleh kejari Tang Sel untuk dihusut menjadi perkara pidana hal ini menciptakan impunitas pemborosan uang negara dan Stop menjadi konsultan bagi Pemkot Tang Sel karena tidak ada untungnya bagi masyarakat Tang Sel.

Salah satu nya kasus Pembangunan Rsud Tang Sel sebesar Rp 235 Miliar Direksi Pt MAM Energindo sudah menjadi Terpidana di kasus Rsud Pasaman Barat dan pembangunan Mesjid Karanganyar dan investor Tri Asto Cahyono juga Direktur cabang banten Pt MAM juga sudah menjadi tersangka.

Kami Aligator meminta Dprd Tang Sel dibubarkan adanya oknum Dewan yang bermain dan periksa ketua dprd, pecat pejabat korup disemua dinas yang terindikasi anak buah pengusaha ( TCW ).

Tuntutan ini merupakan bentuk kekecewaan dan keprihatinan mendalam terhadap maraknya praktik korupsi yang sistematis, kami tidak akan tinggal diam melihat uang rakyat dikorupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab berdasarkan kajian mendalam.

Kami menuntut kinerja kejari Tang Sel bersikap tegas kasus korupsi dan diduga asumsi dilapangan dprd Tang Sel ikut bermain proyek dominasi oleh oknum anggota dewan dan maraknya kasus leony menurut saya kasus ini krusial tranparansi publik namun keterangan walikota tang sel katanya tranparan di acara TV tapi itu tidak terlaksana, kami sudah menyurati beberapa Dinas sudah 2 kali tapi tidak ada respon malah dilempar lempar tidak ada penjelasan dan kami mempunyai data yang kongkrit temuan kami indikasi korupsi dari diduga Dinas Cipta Karya, Perkim dan Dinkes, harapan kami Kejari Tang Sel bisa lebih tegas , tranparan ke pada publik ” tutur Bayu Wardana ( kordinator Aksi ).

Ibu Dewi Pimpinan Kejari Tang Sel  mengatakan ” Kami terima kasih atas kritikan dari rekan rekan Mahasiswa Aliansi Aligator, kalau ada yang salah tolong beritahu kami agar bisa kami perbaiki, kami harap kritikan atau laporan adanya korupsi bisa memberi data data akurat kepada kami dan kami sangat senang untuk menindak lanjut laporan nya, kritikan merupakan buat kami lebih baik dan membangun kinerja kami”.

Penulis : Abubakar

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
Responsive Slideshow Advertisement