Jakarta — Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui Tim Patroli Perintis Presisi kembali melaksanakan patroli kewilayahan pada Sabtu dini hari (14/3/2026) dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, serta potensi tawuran remaja.
Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan hari ke-24 bulan Ramadan, saat aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari meningkat.

Patroli yang melibatkan 40 personel tersebut dipimpin oleh tim Direktorat Samapta dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, di antaranya Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya melalui Kombes Pol. Wahyu Dwi Ari Wibowo, S.I.K. menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadan.

“Patroli Perintis Presisi kami intensifkan khususnya pada malam hingga dini hari, terlebih saat bulan Ramadan. Tujuannya untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan, balap liar, maupun tawuran remaja agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Wahyu.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel di Lapangan Direktorat Samapta Polda Metro Jaya sekitar pukul 00.38 WIB. Selanjutnya tim patroli melaksanakan show of force di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat untuk memberikan efek pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang mencurigakan di beberapa lokasi. Di Jalan Ranco Indah, Jakarta Selatan, petugas mendapati tiga pemuda yang sedang berkumpul dan setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan barang berbahaya. Kepada mereka diberikan imbauan untuk segera kembali ke rumah masing-masing.
Petugas juga menemukan sekelompok pemuda yang hendak melakukan balap lari liar di Jalan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pembinaan, para pemuda tersebut diminta untuk membubarkan diri.
Sementara itu, dalam patroli di kawasan Jalan Cilangkap Raya, Jakarta Timur, petugas memberhentikan tiga pemuda yang dicurigai sedang melakukan pengecekan situasi atau “cek ombak” untuk memastikan keberadaan aparat kepolisian. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa mereka diduga hendak mencari lawan untuk melakukan tawuran.
Petugas kemudian menelusuri lokasi berkumpulnya kelompok remaja yang diduga merupakan geng bernama Blaster 14 Maret di kawasan Kebun Sayur, Ciracas, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sekitar 15 remaja yang sedang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras.
Dari hasil penggeledahan terhadap tiga remaja yang lebih dulu diamankan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit. Selanjutnya tiga remaja tersebut diamankan ke Polsek Cipayung, sementara 15 remaja lainnya dibawa ke Polsek Ciracas untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kombes Pol. Wahyu menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli sebagai langkah pencegahan terhadap kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
“Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadan, sehingga mereka tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.
Patroli berakhir dengan apel konsolidasi di Mako Polda Metro Jaya pada pukul 06.30 WIB. Secara umum situasi wilayah hukum Polda Metro Jaya selama kegiatan patroli berlangsung terpantau aman dan kondusif.
Penulis : Abubakar