Responsive Slideshow Advertisement

Sambungkan Akses Antar Desa, Pembangunan Jembatan Bailey Kute Panang Terus Dikebut

Responsive Slideshow Advertisement

Aceh Tengah – Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, terus dikebut guna menyambungkan kembali akses vital antar desa. Hingga Minggu (1/3/2026), progres pengerjaan telah mencapai 20 persen dan berjalan sesuai rencana teknis.

Jembatan bentang 12 meter ini dibangun menggunakan material Bailey yang dikenal kuat dan efisien dalam pemasangan. Kehadirannya akan memperkuat konektivitas sejumlah desa di Kecamatan Kute Panang, yang selama ini kerap mengalami hambatan akses, terutama saat debit sungai meningkat di musim hujan.

Pengerjaan dilaksanakan oleh personel Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah bersama personel Zidam. Tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan fondasi hingga perakitan rangka baja, dilakukan secara terukur dengan mengutamakan standar keamanan dan kualitas konstruksi.

Proyek ini juga mendapat dukungan masyarakat setempat yang turut membantu pengangkutan material dan pekerjaan pendukung lainnya. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga progres tetap sesuai target.

Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Desa Ratawali, Tawardi, Tawarmiko, Lukup Sabun, Lukup Sabun Tengah, hingga Lukup Sabun Barat. Dengan mayoritas warga bergantung pada sektor pertanian, akses yang lancar diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil kebun dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Salah seorang warga, Rahmat (45), menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan jembatan ini. Selama ini kalau air sungai naik, kami kesulitan membawa hasil kebun ke pasar. Dengan adanya jembatan ini nanti, akses akan lebih mudah dan aman,” ungkapnya. *(Dispenad)*

Penulis : Abubakar

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
Responsive Slideshow Advertisement