Jakarta – 14 Juli 2026 Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bersama unsur Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, dan Polri bergerak cepat melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi robohnya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7).

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., menjelaskan bahwa personel Dit Samapta langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area, mencegah masyarakat mendekati titik berbahaya, serta membantu kelancaran proses evakuasi bersama instansi terkait.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Sejak menerima informasi, personel kami segera melakukan sterilisasi lokasi, pengamanan area, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi agar dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil pendataan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa robohnya JPO tersebut. Saat ini petugas masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mengantisipasi potensi bahaya bagi pengguna jalan.
Dalam mendukung proses evakuasi, personel Sie Pammat juga menggunakan Hydraulic Tools untuk memotong pagar pembatas jalan sehingga memudahkan akses alat berat milik Dinas Bina Marga yang akan mengangkat konstruksi JPO yang roboh.
Selain melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian, personel Dit Samapta juga melaksanakan pengaturan lalu lintas guna mengurangi kepadatan kendaraan akibat proses evakuasi yang masih berlangsung.
Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, tidak memasuki area steril, serta mencari jalur alternatif apabila melintas di kawasan Jalan Kapten Tendean selama proses evakuasi berlangsung.
Hingga laporan ini disampaikan, situasi di lokasi terpantau aman, kondusif, dan proses evakuasi JPO masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Penulis : Abubakar