Bekasi – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui personel Sie Pammat Subdit Gasum dan 2 pleton Dalmas bergerak cepat melakukan pengamanan dan membantu proses penyelamatan dalam insiden kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/4/2026) dini hari.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., mengatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi sejak pukul 22.30 WIB guna mendukung proses evakuasi bersama unsur terkait.

“Begitu menerima informasi kejadian, personel kami segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Basarnas, Gulkarmat, tenaga medis, TNI, Polri serta para relawan untuk melakukan pengamanan area dan percepatan evakuasi korban,” ujar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo.

Dalam proses penanganan di lapangan, petugas gabungan berhasil mengevakuasi seorang korban perempuan dalam kondisi masih hidup sekitar pukul 04.20 WIB. Korban kemudian langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain fokus pada penyelamatan korban, personel Direktorat Samapta juga melakukan sterilisasi area, pengaturan masyarakat sekitar, serta membantu kelancaran akses kendaraan darurat menuju lokasi kejadian.
“Kami memastikan personel tetap siaga di lokasi sampai seluruh proses evakuasi selesai dan situasi dinyatakan aman. Untuk jumlah korban masih dalam proses pendataan oleh petugas,” lanjutnya. Saat ini penanganan di lokasi masih terus berlangsung dengan melibatkan seluruh unsur terkait.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kejadian dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja secara maksimal, sampai saat ini korban sekitar 95 dan 14 meninggal, korban yang mengalami luka di rujuk ke 3 rumah sakit sekitar Bekasi.
Penulis : Abubakar