Jakarta, — Direktorat Samapta Korsabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bergerak cepat dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik vital Ibu Kota. Pada Jumat pagi (22/5/2026), di bawah komando Penanggung Jawab AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., personel
Detasemen Perintis melaksanakan kegiatan pengamanan Strong Point secara masif di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Langkah preventif ini memfokuskan ploting keamanan pada tiga kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan kawasan bersejarah Kota Tua.
Operasi pengamanan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB ini melibatkan kekuatan penuh sebanyak 70 personel yang terploting dengan presisi. Di bawah kendali Danton Penanggung Jawab IPDA Hendrik Suryanto, sebanyak 20 personel dikerahkan secara khusus di Bundaran HI, 20 personel mengamankan area Monas, serta 12 personel bersiaga ketat di kawasan Kota Tua.
Pergerakan pasukan juga didukung penuh oleh tim Driver, Provost, serta tim Publikasi Informasi dan Dokumentasi (PID) guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan terstruktur dan disiplin.
Sejiak tiba di lokasi ploting masing-masing pada pukul 05.45 WIB, seluruh personel langsung mengambil posisi untuk melaksanakan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalu Lintas (Gatur Lalin). Kehadiran petugas di lapangan efektif memitigasi potensi kemacetan di titik-titik rawan kepadatan, sehingga masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari dapat berkendara dengan aman dan nyaman.
Melalui implementasi posko pengamanan dinamis ini, Korps Sabhara berhasil mewujudkan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di tengah lonjakan volume kendaraan Ibu Kota.
Penulis : Abubakar