Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi yang dilaksanakan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 3–4 Mei 2026, di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif dan responsif dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang kerap melibatkan kalangan remaja.

“Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara intensif sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas jalanan, termasuk tawuran,” ujar Kombes Pol Wahyu.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel di lapangan Direktorat Samapta PMJ yang dipimpin oleh AKP Giyatno, dengan kekuatan sebanyak 46 personel gabungan yang terdiri dari unit Patroli 3P, Patroli Kota, K-9, dan Polwan, Untuk patroli Dipimpin Ipda A Kadzim dan Ipda Ambarita.
Dalam pelaksanaannya, tim patroli melakukan show force di sejumlah titik rawan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran.
Pada pukul 01.17 WIB, tim berhasil mengamankan tiga pemuda di wilayah Cakung yang kedapatan membawa tiga bilah senjata tajam jenis celurit. Ketiganya langsung dibawa ke Polsek Cakung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak berselang lama, sekitar pukul 02.40 WIB, petugas kembali mengamankan 12 pemuda yang terlibat tawuran di wilayah Cipayung. Dari lokasi kejadian, petugas menyita empat bilah senjata tajam serta sejumlah barang bukti lainnya, termasuk kendaraan bermotor dan telepon genggam.
Selanjutnya, pada pukul 03.49 WIB, tim patroli kembali berhasil mengamankan lima pemuda di kawasan Rorotan yang melakukan konvoi kendaraan bermotor sambil membawa senjata tajam. Para pelaku langsung diserahkan ke Polsek setempat untuk proses hukum lebih lanjut.
Kombes Pol Wahyu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, khususnya aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan tindakan tegas terhadap pelaku tawuran. Namun demikian, kami juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Kegiatan patroli berakhir pada pukul 06.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif, ditutup dengan konsolidasi seluruh personel di Mako Dit Samapta PMJ.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya tetap terjaga serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
Penulis : Abubakar