SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan membuka kegiatan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri Polda Banten yang akan memasuki masa purna tugas tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gawe Kita Baluwarti Polda Banten, Kamis (22/10/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, Kepala Biro Kominfo PP Polri Daerah Banten AKBP (Purn) Hamdani Yusa, Kepala Bagian Umum Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang Agung Wisnugroho, Kepala PT Asabri Cabang Serang Feni Sulistiawati, perwakilan PT Bank BRI, serta para narasumber dan peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Pengakhiran Dinas bagi Pegawai Negeri pada Polri. Kegiatan ini diikuti 89 peserta dari Polda Banten dan Polres jajaran sebagai upaya mempersiapkan personel menghadapi masa purna tugas secara terencana, mandiri, dan produktif.
Kapolda Banten menekankan bahwa persiapan pensiun idealnya dilakukan sejak jauh hari, sehingga setiap personel memiliki kesempatan untuk mengenali potensi diri serta merencanakan aktivitas yang akan dijalani setelah mengakhiri masa kedinasan.
“Menurut saya, idealnya pelatihan ini dilaksanakan sejak beberapa tahun sebelum pensiun. Dengan begitu, rekan-rekan dapat mempersiapkan diri lebih matang, mulai dari mengelola keuangan, memanfaatkan fasilitas yang tersedia, hingga menentukan keterampilan atau usaha yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing,” ujar Kapolda Banten.
Lebih lanjut, Kapolda Banten mengingatkan bahwa pembekalan kewirausahaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap peserta. Perencanaan tersebut dapat dimulai dengan mendata minat usaha, seperti usaha laundry, warung, hidroponik, maupun penjualan secara daring, kemudian menyesuaikannya dengan kemampuan modal dan dukungan pembiayaan yang tersedia.
Menurutnya, pendekatan tersebut akan membuat pelatihan lebih efektif karena peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki gambaran nyata mengenai usaha yang dapat dijalankan setelah pensiun. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT Asabri, perbankan, dan lembaga pelatihan vokasi, diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan masa depan secara lebih optimal.
Selain keterampilan dan kewirausahaan, Kapolda Banten juga mengingatkan para peserta untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjaga nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, mengelola aset dengan baik, menerapkan pola hidup sehat, serta terus mengembangkan potensi diri dalam menjalani kehidupan di luar kedinasan.
Kapolda Banten turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting dalam memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi personel Polri yang akan memasuki masa purna tugas.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga pembekalan dan pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi peserta serta menjadi bekal berharga dalam menapaki kehidupan purna kedinasan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap para personel yang akan memasuki masa pensiun mampu mempersiapkan diri dengan baik, memiliki perencanaan keuangan yang matang, serta mengembangkan keterampilan dan jiwa kewirausahaan agar tetap produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat (Bidhumas).
Penulis : Abubakar