Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya kembali menggelar Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi pada Rabu dini hari (7/1/2026) sebagai langkah antisipasi tindak kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, Curanmor), balap liar, serta aksi tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, KBP. Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., menyampaikan bahwa patroli yang dimulai pukul 00.30 WIB tersebut melibatkan 26 personel gabungan, terdiri dari personel Polki, Polwan, Patko, serta Unit K-9, dengan dukungan sarana prasarana kendaraan roda dua dan roda empat serta perlengkapan pengamanan lainnya.
“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri Khususnya pers Ditsamapta PMJ di tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan,” ujar KBP Wahyu.

Kegiatan patroli diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Direktorat Samapta PMJ dan dilanjutkan dengan show force serta patroli mobile di sejumlah titik rawan di wilayah Jakarta Pusat, seperti Jalan KH. Mansyur, Jalan Pangeran Diponegoro, serta pelaksanaan strong point di Polsek Menteng dan Polsek Sawah Besar. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berlangsung dalam situasi aman dan tertib.
Namun, pada sekitar pukul 04.15 WIB, Tim Patroli Perintis Presisi mendapati sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran di wilayah Jakarta Pusat. Saat melihat kehadiran petugas, para pemuda tersebut mencoba melarikan diri. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan delapan orang pemuda.
Dari hasil penyisiran lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis celurit dan tiga unit telepon genggam. Selanjutnya, para terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Senen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan.
KBP Wahyu menegaskan bahwa Direktorat Samapta Polda Metro Jaya akan terus meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada malam hingga dini hari, guna menekan angka kejahatan jalanan dan mencegah terjadinya aksi tawuran yang meresahkan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Penulis : Abubakar