Tangerang – Brimob Challenge Anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya Tahun Anggaran 2025 resmi dimulai pada Selasa, 4 Februari 2025, di Lapangan Batalyon C Pelopor, Tangerang. Acara pembukaan ini dipimpin oleh AKBP Eko Sumaryanto, S.I.K., M.Si., yang mewakili Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., S.I.K.
Ajang ini diikuti oleh 19 tim dari berbagai jajaran Satuan Brimob Polda Metro Jaya, yang terdiri dari anggota Kompi Pelopor dan Subden Gegana. Mereka akan diuji dan mengasah kemampuan mereka dalam lima event selama 5 hari berturut-turut (4-8 Februari) Live di Channel Youtube @brimobdametrojaya, perlombaan penuh tantangan. Dari lintasan medan ekstrem hingga simulasi operasi taktis, setiap peserta dituntut untuk menghadapi setiap rintangan dengan penuh dedikasi dan ketangkasan.
Kompetisi ini bukan hanya soal gelar juara, tetapi juga sebagai cerminan dari dedikasi dan kesiapan anggota Brimob dalam menghadapi tantangan yang lebih besar. Hasil dari pertandingan ini akan menjadi tolak ukur sejauh mana mereka dapat mengasah kemampuan dan menunjukkan kekompakan tim.
Dengan semangat juang yang tinggi, seluruh peserta siap memberikan yang terbaik. Siapakah yang akan keluar sebagai juara Brimob Challenge Anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya Tahun Anggaran 2025 ini.
Penulis : Abubakar
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG