BEKASI– Suasana hangat tampak di Lobby Utama Polres Metro Bekasi pada Senin (8/9/2025). Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Apri Fajar Hermanto, bersama jajaran pejabat utama seperti Kasat Intel Kompol Zaini, Kasat Binmas Kompol Rasyid, dan Kasi Humas AKP Aliyani, turun langsung menyapa para pengemudi ojek online (ojol) Kabupaten Bekasi.
Dengan penuh keakraban, para personel Polres menyerahkan paket sembako kepada perwakilan driver ojol yang hadir. Rasa syukur dan senyum sumringah terpancar dari wajah para penerima. Mereka mengaku terharu atas kepedulian dan perhatian yang diberikan Polres Metro Bekasi kepada komunitas ojol, yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat.
AKBP Apri Fajar Hermanto dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan berbagi ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan juga wadah untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas transportasi daring.
“Kami ingin terus menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para driver ojol. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bekasi agar tetap aman dan kondusif,” ujar Wakapolres.
Kegiatan sederhana namun sarat makna itu diakhiri dengan kebersamaan antara aparat kepolisian dan perwakilan ojol. Kehangatan yang tercipta seakan menegaskan bahwa kedekatan Polri dengan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan rasa aman di tengah kehidupan sehari-hari.
Penulis: Abubakar
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG