Responsive Slideshow Advertisement

Jum’at Curhat, Kapolres Metro Tangerang Kota Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Masjid

Responsive Slideshow Advertisement

TANGERANG – Teriknya siang tak mengurangi khidmat suasana di Masjid Agung Al-Ijtihad Kota Tangerang. Sekitar 700 jamaah memadati saf-saf sholat Jumat, saat Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., hadir dalam program Jum’at Keliling (Jumling) dalam rangka Jum’at Curhat Polda Metro Jaya. Jumat (1/08/2025).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.40 WIB, bertempat di Jl. Kisamaun No. 1, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang. Kapolres didampingi jajaran pejabat utama Polres, tokoh agama, camat, lurah, serta pengurus DKM Masjid Al-Ijtihad.

Setelah melaksanakan sholat Jumat berjamaah, Kapolres menyampaikan sambutan yang penuh nuansa humanis dan ajakan kebersamaan.

“Alhamdulillah, kita masih diberi kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT untuk berkumpul di rumah-Nya. Sholat berjamaah ini bukan hanya ibadah, tapi juga momen mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan aparatur negara,” ujar Kombes Pol Jauhari di hadapan jamaah.

Baca Juga
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Dalam kesempatan itu, Kapolres memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di wilayah hukum Kota Tangerang, seraya meminta doa dan dukungan agar bisa mengemban amanah dengan baik.

“Suatu kebanggaan bisa berdinas di Kota Tangerang, kota yang sarat dengan tokoh-tokoh agama yang menjadi panutan masyarakat. Saya yakin, dengan sinergi, kita bisa menjaga stabilitas dan ketentraman bersama,” tuturnya.

Kapolres juga menegaskan komitmen Polri dalam merawat kedekatan dengan masyarakat dan menindak tegas pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.

“Kami ingin Polri dicintai karena keimanan dan ketulusannya. Kalau ada anggota yang menyimpang, akan kita tindak. Tapi kalau kita saling mendukung, Polri yang baik pasti akan dibanggakan,” katanya lagi.

Tak hanya itu, ia mengingatkan pentingnya peran warga dalam mencegah tindak kejahatan seperti curanmor, narkoba, dan gangguan Kamtibmas lainnya.

“Kamtibmas bukan cuma tanggung jawab Polri. Tapi tanggung jawab kita bersama. Mari, kita jaga lingkungan kita agar tetap aman dan tenteram,” imbau Kapolres.

Kegiatan Jumling kali ini semakin khusyuk dengan momen sakral: seorang warga bernama Sdr. Al Farizi Christian mengucapkan ikrar syahadat, masuk Islam, disaksikan langsung oleh Kapolres dan jamaah yang hadir. Suasana menjadi haru dan penuh kehangatan.

Kegiatan ditutup pada pukul 13.09 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Bagi masyarakat yang hadir, hari itu bukan sekadar ibadah Jumat, tapi juga bentuk nyata kedekatan antara aparat dan umat.

 

Penulis : Laura

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Responsive Slideshow Advertisement