Responsive Slideshow Advertisement

Libatkan 29 Tenaga Medis, 142 Calon Pasien Lolos Screening Operasi Katarak Gratis Digelar Polres Metro Tangerang Kota

Responsive Slideshow Advertisement

TANGERANG — Tim dokter Siedokkes Polres Metro Tangerang Kota, bersama Erha Clinic dan RSUP dr. Sitanala mulai melakukan Screening atau proses pemeriksaan medis untuk mendeteksi calon pasien mengikuti operasi katarak gratis. Sabtu, (14/6/2025) pagi hingga menjelang siang WIB.

Tercatat sebanyak 402 orang antusias mendaftar untuk mengikuti kegiatan bakti kesehatan kepolisian menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Screening itu berlangsung di Ruang Aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, kota Tangerang.

Diberitakan sebelumnya, dalam rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-79 pada tanggal 1 Juli 2025 mendatang, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Erha Clinic dan RSUP dr. Sitanala akan mengelar operasi katarak gratis pada 21 Juni 2025 mendatang bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pengumuman bakti kesehatan operasi katarak gratis tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, kepada masyarakat yang membutuhkan dan berminat mendapatkan pelayanan operasi katarak secara gratis dapat segera menghubungi Polsek Jajaran atau mendaftar melalui akun media sosial Polres Metro Tangerang Kota.

Kasidokkes Polres Metro Tangerang Kota, drg. El Sinta menyampaikan, sebanyak 29 orang tenaga medis baik dari Siedokkes, Erha Clinic dan RSUP dr. Sitanala dilibatkan dalam proses pemeriksaan medis (screening,red) guna mendeteksi layak atau tidaknya pasien yang telah mendaftar untuk mengikuti operasi katarak tersebut.

“Antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendaftar mengikuti kegiatan bakti kesehatan operasi katarak ini. Tercatat ada sebanyak 402 orang pasien yang telah mendaftar. Namun, yang hadir untuk mengikuti screening hari ini ada 228 calon pasien dan setelah melalui screening ini 142 orang dinyatakan lolos serangkaian pemeriksaan dan akan melaksanakan operasi pada 21 Juni 2025 nanti,” jelas drg. El Sinta dalam keterangannya, Sabtu 14 Juni 2025.

Baca Juga
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Ia berharap, ratusan pasien yang dinyatakan siap untuk melakukan operasi katarak tersebut tetap menjaga kesehatan jasmani dan rohani hingga hari operasi yang dijadwalkan. Pihaknya juga telah mempersiapkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat tersebut.

“Kami mohon doa dan dukungan, semoga operasi berjalan dengan baik dan lancar. Semoga dengan kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat dirasakan manfaatnya, terlebih oleh mereka yang membutuhkan. Polri semakin dekat dan mendapat kepercayaan dari masyarakat,” tutup drg. El Sinta.

(Humas Polres Metro Tangerang Kota)

Penulis : Laura

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Responsive Slideshow Advertisement