Responsive Slideshow Advertisement

PATROLI PERINTIS PRESISI PMJ GAGALKAN TAWURAN DAN UNGKAP DUGAAN PENYEKAPAN REMAJA PEREMPUAN DI JAKSEL DAN JAKTIM

Responsive Slideshow Advertisement

Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya kembali menggelar Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi pada Selasa malam (21/4/2026) hingga Rabu pagi, sebagai langkah preventif mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti 3C, balap liar, tawuran, serta tindak kejahatan jalanan lainnya.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., mengatakan patroli rutin ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menjaga keamanan wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara mobile dan responsif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Wahyu.

Sebanyak 40 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel patroli 3P, patroli kota, patroli monitoring, unit K-9, dan Polwan, dengan dukungan kendaraan roda dua, roda empat, serta perlengkapan taktis.

Dalam patroli tersebut, petugas melaksanakan show of force di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, serta patroli di sejumlah titik rawan di Jakarta Timur dan Kota Bekasi.

Hasilnya, pada pukul 01.35 WIB tim patroli berhasil mengamankan 11 pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran di wilayah Jalan H. Sakim 2, Jakarta Selatan. Dari lokasi, petugas menyita tiga bilah celurit, tujuh unit telepon genggam, serta enam sepeda motor yang digunakan para pelaku.
“Petugas bergerak cepat setelah melihat sekelompok pemuda yang diduga hendak tawuran. Saat dilakukan pengejaran, sebelas orang berhasil diamankan berikut senjata tajam yang ditemukan di lokasi,” jelasnya.

Selain itu, sekitar pukul 04.02 WIB, tim patroli menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyekapan sejumlah remaja perempuan di wilayah Cakung Barat, Jakarta Timur. Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan empat remaja perempuan yang diduga akan diperjualbelikan melalui aplikasi daring.

Beberapa orang yang berada di lokasi turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganannya diserahkan kepada Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya.
“Kami mengapresiasi informasi cepat dari masyarakat. Sinergi warga dan kepolisian sangat penting dalam mencegah kejahatan serta melindungi generasi muda dari tindak pidana perdagangan orang,” tegas Kombes Pol Wahyu.

Patroli berakhir dengan apel konsolidasi pada pukul 06.50 WIB di Mako Polda Metro Jaya dengan situasi wilayah secara umum aman dan kondusif.

Penulis  : Abubakar

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
Responsive Slideshow Advertisement