Jakarta – Polda Metro Jaya bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) menggelar patroli skala besar di wilayah Ibu Kota pada Senin (1/9/2025). Patroli ini digelar sebagai upaya menjaga situasi Jakarta tetap kondusif pasca aksi unjuk rasa yang sempat berujung anarkis.
Kombes pol I Ketut Gede Wijatmika sebagai Karoops Pmj menjelaskan kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Tujuan kita tidak lain adalah menjaga keamanan dan kenyamanan di Jakarta. Harapannya warga bisa kembali beraktivitas normal tanpa gangguan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keamanan adalah tanggung jawab bersama. “Terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Patroli skala besar ini melibatkan sekitar 350 personel dari berbagai fungsi kepolisian yang dibagi menjadi dua tim dengan rute berbeda:
Tim 1 (Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat): Polda Metro Jaya – Cawang – arah utara – Pelabuhan – Gunung Sahari – Matraman – Pramuka – Galunggung – kembali ke Polda Metro Jaya.
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBGTim 2 (Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan): Polda Metro Jaya – Kuningan – depan Kwitang – Polsek Senen – Polsek Cempaka Putih – Yos Sudarso – Cawang – kembali ke Polda Metro Jaya.
Dalam kegiatan ini, sejumlah ormas turut bergabung, di antaranya KBPPP (Keluarga Besar Putra Putri Polri), Laskar Merah Putih, BPPKB Banten, dan Forkabi Betawi.
Perwakilan ormas menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen menjaga Jakarta tetap aman.
“Patroli ini kami lakukan bersama Polda Metro Jaya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami semua ormas di Jakarta sepakat membantu aparat menjaga ketertiban dan keamanan,” kata salah satu perwakilan ormas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusifitas Ibu Kota.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan damai. Jangan mudah terprovokasi, jangan ikut dalam aksi anarkis, dan jauhi narkoba. Sampaikan aspirasi dengan cara yang benar, sesuai aturan hukum,” imbaunya.
Ade Ary juga menekankan peran orang tua dalam mengawasi anak-anak. “Kami berharap para orang tua turut mengingatkan dan mengawasi putra-putrinya agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujarnya.
Polda Metro Jaya memastikan akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. “Mari kita jaga Jakarta bersama-sama. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Jakarta akan tetap kondusif,” pungkasnya.
Penulis : Abubakar