Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui Sie Pammat Subdit Gasum menggelar latihan penanganan ular bagi personel SAR di Lapangan Dit Samapta Polda Metro Jaya, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menangani evakuasi ular secara aman, cepat, dan profesional demi memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Latihan dipimpin oleh AKP Ali Hajar, S.Sos., didampingi IPTU Tego Suprihatin dan AIPTU Ibrahim Pulungan, S.H., serta diikuti 10 personel Sie Pammat. Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan materi dan praktik langsung dari instruktur Brigadir Roqeb, meliputi teknik menangkap ular menggunakan grab stick serta teknik melepaskan lilitan ular dengan benar dan aman.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., mengatakan bahwa kemampuan penanganan satwa liar, khususnya ular, merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki personel Samapta sebagai bagian dari tugas pelayanan kemanusiaan.
“Latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Penanganan ular tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena berisiko membahayakan petugas maupun masyarakat. Oleh karena itu, personel harus memiliki keterampilan yang benar agar setiap penanganan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan humanis,” ujar Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo.
Ia menambahkan bahwa Direktorat Samapta Polda Metro Jaya akan terus mengembangkan kemampuan personel melalui latihan yang berkelanjutan, sehingga siap memberikan respons terhadap berbagai kondisi kedaruratan, termasuk evakuasi satwa liar yang kerap terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif dengan cuaca cerah. Latihan diharapkan semakin memperkuat kapasitas personel Sie Pammat dalam mendukung tugas-tugas penyelamatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Penulis : Abubakar