Responsive Slideshow Advertisement

Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama Hari Jadi ke-77 Polwan RI, 1.019 Personel Ikut Lewat Zoom Meeting

Responsive Slideshow Advertisement

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polda Metro Jaya menggelar doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Kautsar, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 1.019 Polwan dari berbagai satuan kerja Polda Metro Jaya maupun polres jajaran.

Ketua Sie Acara Doa Bersama, Kompol Niluh Sri Arsini, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan penuh khidmat. Dari total peserta, sebanyak 498 Polwan mengikuti langsung di Polda Metro Jaya, sementara 521 Polwan lainnya melaksanakan doa bersama di kantor polres masing-masing.

“Doa bersama ini merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat pengabdian seluruh Polwan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Hari Jadi ke-77 Polwan RI, Kombes Pol Yolanda Evalyn S., S.I.K., M.M., yang juga Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri.

Doa bersama dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang memberikan pesan spiritual mengenai pentingnya peran Polwan dalam menegakkan hukum dengan hati nurani dan semangat moral yang tinggi.

Selain doa, kegiatan juga menghadirkan materi dari sejumlah pejabat utama Polri, di antaranya:

Baca Juga
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Irjen Pol Arradina Zessa Devy, S.H. (Staf Khusus Menkopolkam Bidang Intelijen Aktivis & Pergerakan),
Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si. (Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri),
Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.P.F., DFM (Karolabdokkes Pusdokkes Polri),
Brigjen Pol Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si. (Auditor Kepolisian Utama TK II, Irwasum Polri).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif yang membuka ruang diskusi antara para narasumber dengan Polwan, serta ditutup dengan doa penutup.

Pakor Polwan Polda Metro Jaya,AKBP Agustin susilowaty SH,MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan doa bersama tersebut.

“Momentum doa bersama ini menjadi pengingat agar Polwan senantiasa bersyukur, profesional, humanis, dan menjaga integritas. Kami berharap Polwan terus menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata
Agustin.
Ia juga mengajak seluruh Polwan untuk memperkuat soliditas dan peran aktif dalam mendukung Polri yang presisi. “Hari Jadi ke-77 Polwan harus menjadi motivasi untuk terus berkarya, menjaga marwah institusi, dan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Kegiatan doa bersama ini ditutup dengan harapan agar Polwan selalu diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Penulis  : Abubakar

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Responsive Slideshow Advertisement