Responsive Slideshow Advertisement

Polda Metro Jaya Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Profesionalisme Dan Pelayanan Prima

Responsive Slideshow Advertisement

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Presisi Ditlantas, Kamis (17/4/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya AKBP Ramadhan Nasution, selaku inspektur upacara.

Dalam amanat yang dibacakan AKBP Ramadhan Nasution, ia menyampaikan pesan Kapolda Metro Jaya yang diawali dengan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H.

“Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Polri jajaran Polda Metro Jaya atas dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama pengamanan Idulfitri, sehingga situasi kamtibmas berjalan kondusif,” ujar AKBP Ramadhan.

Kapolda juga menekankan pentingnya Hari Kesadaran Nasional sebagai momen refleksi nilai-nilai luhur bangsa dan semangat nasionalisme.

“Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan memiliki peran strategis dalam memupuk semangat kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dalam amanat tersebut, Kapolda Metro Jaya juga menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh peserta upacara, antara lain:

Baca Juga
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

1. Menjadikan momentum Hari Kesadaran Nasional untuk memperkuat komitmen menjaga kamtibmas yang aman dan damai di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

2. Meningkatkan semangat kebangsaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

3. Membangun Polri yang presisi, berwibawa, dan dicintai masyarakat.

4. Mendukung kebijakan strategis pemerintah demi menjaga stabilitas dan meningkatkan daya beli masyarakat.

5. Menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun.

6. Meningkatkan kualitas pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam penegakan hukum agar tidak menimbulkan komplain.

7. Memberdayakan potensi masyarakat di setiap wilayah untuk bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh personel dari berbagai satuan di lingkungan Polda Metro Jaya. Semangat nasionalisme dan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.

 

Penulis : Abubakar

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Responsive Slideshow Advertisement