Bekasi – Aksi pengemudi koboi di Tol Bekasi yang menodongkan pistol kepada pengendara lain viral di media sosial. Polda Metro Jaya kini tengah memburu pelaku.
“Iya, sedang diselidiki,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, kepada wartawan, Jumat (15/11/2024).
Dalam video amatir yang beredar, terlihat mobil Toyota Yaris berwarna oranye dengan pelat nomor *B-1098-FTN* melaju di jalur kanan. Pengemudi mobil tersebut tidak memberikan jalan kepada kendaraan di belakangnya. Ketika kendaraan di belakangnya mencoba menyalip, pelaku tampak menghalang-halangi laju kendaraan lain.
Tak berhenti di situ, pengemudi mobil Yaris itu kemudian mengeluarkan benda yang menyerupai pistol. Peristiwa ini dinarasikan terjadi pada Selasa (12/11/2024) malam. Aksi koboi tersebut diduga dipicu oleh ketidaksenangan pelaku terhadap kendaraan lain yang mencoba mendahului.
Polisi Imbau Korban untuk Melapor
Kombes Pol Ade Ary meminta korban yang mengalami penodongan untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut akan membantu proses penyelidikan lebih lanjut.
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG“Kami imbau kepada korban untuk melapor. Dan apabila masyarakat mengalami gangguan kamtibmas, kami imbau untuk menghubungi hotline 110,” ujar Ade Ary.
Ade Ary juga mengingatkan masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindakan yang meresahkan kepada pihak berwajib demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut dan melakukan upaya pengejaran terhadap pengemudi mobil Yaris yang terlibat dalam insiden tersebut.
Penulis : Abubakar