Jakarta Selatan – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui Subdit Gasum, khususnya Sie Pammat, melaksanakan patroli siaga bencana banjir dan antisipasi pohon tumbang di kawasan Pintu Air Petogogan, Jalan Wijaya 1, Gang Langgar, Jakarta Selatan, pada Senin (4/5/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin oleh AKP Ali Hajar, S.Sos., bersama personel Sie Pammat yang dilengkapi sarana evakuasi seperti perahu kano, perahu LCR, serta perlengkapan keselamatan.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., mengatakan bahwa kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menghadapi kondisi banjir yang melanda permukiman warga.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat, melakukan pemantauan debit air, serta membantu evakuasi warga yang membutuhkan. Ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri dalam situasi darurat,” ujar Kombes Wahyu.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air di lokasi mencapai sekitar 120 cm atau setinggi pinggang orang dewasa. Kondisi tersebut menyebabkan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Personel di lapangan juga melakukan evakuasi terhadap warga terdampak serta terus memantau perkembangan situasi di sekitar Pintu Air Petogogan, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan banjir di wilayah Jakarta Selatan.
Meskipun cuaca masih terpantau gerimis, hingga saat ini tidak ditemukan adanya pohon tumbang di sekitar lokasi. Namun demikian, petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.
“Kami menempatkan personel untuk tetap standby di lokasi, sehingga apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tambahnya.
Kegiatan patroli siaga ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempercepat penanganan dampak banjir di wilayah Petogogan.
Penulis : Abubakar