Jakarta Pusat – Polsek Cempaka Putih menerima kunjungan outing class dari siswa-siswi PAUD Sakura pada Senin (20/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tugas-tugas polisi sejak dini sekaligus menjalin hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat, terutama anak-anak.
Sebanyak 39 anak didampingi Kepala Sekolah, guru dan orang tua disambut hangat oleh Kapolsek Cempaka Putih Kompol Sulistiyo Yudo Pengestu, Wakapolsek Cempaka Putih AKP. Moh Winarto berserta jajaran. Dalam acara ini, anak-anak diajak untuk mengenal lebih dekat tentang pelayan kepolisian di setiap fungsi. Selain itu, anak-anak juga diberikan pengalaman langsung, seperti melihat kendaraan dinas polisi dan melihat langsung anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin anak-anak tidak takut dengan polisi, tapi justru merasa bahwa polisi adalah sahabat mereka.” Kata Kapolsek Cempaka Putih
Kepala Sekolah PAUD Sakura Hj. Masleli Lubus mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menambah wawasan mereka.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira mengikuti rangkaian acara ini.
Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam membangun generasi muda yang sadar hukum dan menghargai tugas-tugas polisi.
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
Penulis : Abubakar