Responsive Slideshow Advertisement

Sinergi Polri Dan Bulog, Polda Metro Jaya Salurkan 3 Ton Beras Murah Di Matraman

Responsive Slideshow Advertisement

JAKARATA – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya bersama Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah untuk masyarakat di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas Polri dengan Bulog dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras.

Acara yang berlangsung di Jl. Pisangan Baru II, Matraman ini juga melibatkan Ormas Laskar Merah Putih Mada DKI Jakarta yang dipimpin H. Agus Salim. Kehadiran ormas tersebut turut mendukung kelancaran kegiatan sehingga masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya AKBP Jajang Hasan Basri, S.Ag., M.Si., Ketua Ormas Laskar Merah Putih DKI Jakarta H. Agus Salim, anggota Ormas Laskar Merah Putih, serta anggota Subditbinpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya: AKP Tiora, IPDA Sigit, Bripka Bobby, Brigpol Wastu, dan Bripda Iqbal.

Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Harri Muharram Firmansyah, menyampaikan bahwa gerakan pangan murah ini merupakan langkah nyata kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat.

“Polri melalui Polda Metro Jaya berkomitmen untuk selalu berada di barisan depan dalam menjaga stabilitas pangan. Dengan adanya gerakan pangan murah ini, kami berharap masyarakat bisa terbantu, sekaligus memastikan ketersediaan beras tetap aman dan harganya terkendali,” ujar Kombes Harri.

Dalam kegiatan tersebut, beras yang disediakan berhasil terjual sebanyak 3 ton (3.000 kg). Seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar berkat dukungan personel Ditbinmas dan ormas yang terlibat.

Baca Juga
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Kombes Harri menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus digalakkan dengan melibatkan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Sinergi dengan Bulog dan elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga stabilitas pangan. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran negara secara nyata dalam mengatasi persoalan harga kebutuhan pokok,” pungkasnya.

Penulis Abubakar

Responsive Slideshow Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG

Responsive Slideshow Advertisement