Jakarta Timur – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si, bersama jajaran, menggelar bakti sosial dengan membagikan takjil dan makanan gratis pada Jumat (7/3/25) di Jl. Balai Rakyat RW 03 Kelurahan Gedong Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus menjaga silaturahmi dan keamanan di wilayah tersebut. Sebanyak 300 box makanan dan 300 botol air mineral dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Kapolres Metro Jakarta Timur dalam sambutannya menyampaikan rasa empati dan dukungan moril untuk warga yang terdampak banjir beberapa hari lalu. Pihak Kepolisian telah melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir di wilayah Jakarta Timur, termasuk di Pasar Rebo, Ktamatjati dan Jatinegara.
“Kami baru hari ini bisa berkunjung ke Kelurahan Gedong karena sebelumnya fokus pada evakuasi dan penanganan banjir di beberapa titik lainnya. Hari ini kami ingin berbagi rezeki dengan warga terdampak, bekerja sama dengan Ibu – Ibu PKK Kemayoran,” ujar Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly.
Selain membagikan bantuan, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di bulan Ramadan ini.
“Saya meminta orang tua agar lebih memperhatikan anak – anaknya, jangan sampai terlibat tawuran. Periksa juga gadget mereka agar tidak terpengaruh oleh akun-akun di media sosial yang mengajak ke hal-hal negatif,” tambahnya.
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBGKetua RT 001 RW 03 Kelurahan Gedong dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kcepolisian terhadap warganya. Ia menjelaskan bahwa banjir yang melanda wilayahnya selama dua hari sebelumnya mencapai ketinggian hingga 450 cm, sehingga banyak warga yang kesulitan.
Kegiatan sosial ini ditutup dengan pembagian makanan gratis oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, jajaran pejabat utama Polres, serta Kapolsek Pasar Rebo. Warga pun menyambut bantuan ini dengan antusias, mengingat kondisi mereka yang masih dalam pemulihan pasca banjir.
Dengan adanya kegiatan ini, Kepolisian berharap tidak hanya membantu meringankan beban warga tetapi juga mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kapolres juga mengajak warga untuk terus berkolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah Pasar Rebo.
Penulis : Laura