Tangerang Kota – 18 Maret 2025 Polres Metro Tangerang Kota menggelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama di Masjid Al – Fattah Polres Metro Tangerang Kota (18/03/2025). Kegiatan ini dilaksanakan setelah Sholat Dzuhur berjamaah.
Sholat Ghaib ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi 3 (tiga) personel Polres Way Kanan Polda Lampung yang gugur dalam menjalankan tugas. Ketiga personel tersebut adalah AKP Anumerta Lusiyanto, SH, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganta, SH.
Dalam suasana penuh haru, para peserta sholat memanjatkan doa agar ketiga anggota yang telah gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga mereka mendapatkan kebahagiaan di sisi Allah dan memperoleh kemuliaan di alam barzah. Semoga kuburnya menjadi roudhoh min riyadhil jannah, taman dari taman-taman surga,”
Selain itu, doa juga dipanjatkan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar Polri terhadap sesama anggota yang gugur dalam tugas. Dengan diadakannya Sholat Ghaib ini, diharapkan semangat persatuan dan kepedulian antaranggota Polri semakin kuat dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya. “Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi,” kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. “Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional,” sambung Komjen Dedi. Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten. Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian. Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBGPenulis : Laura